Alumni Paket C, Berhidmad untuk Pendidikan Anak Usia Dini

Jenjang dan status pendidikan tak boleh menjadi penghalang untuk mengabdikan diri di dunia pendidikan. Hal ini juga berlaku buat Ibu Juni Mastuti, Kepala Sekolah atau pimpinan pada lembaga PAUD Kelompok Bermain (KB) Siola Langsat.

Juni Mastuti, Alumni Paket C yang Berhidmat untuk PAUD

Ijazah Pendidikan Kesetaraan Paket C yang disandangnya tidak membuatnya harus minder dan berhenti berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Di PAUD KB Siola Langsat, Ibu Juni Mastuti tidak sendirian, salah satu pendidik yang membantu nya dalam memberikan layanan pendidikan pada anak usia dini juga merupakan alumni Pendidikan Kesetaraan Paket C. Ini adalah jenjang  pendidikan pada jalur pendidikan nonformal yang disetarakan dengan jenjang pendidikan menengah atas di jalur formal.

Apa hal utama yang mendorongnya untuk berhidmat di pendidikan anak usia dini? Jika ini yang ditanyakan ke Ibu Juni Mastuti dan temannya yang juga alumni Paket C,  bukan penghasilan semata yang menjadi faktor utama, tapi “kepedulian” dan “empati” terhadap pendidikan anak usia dini.

Halaman Bermain PAUD KB Siola Langsat

Kepedulian Ini berawal dari banyaknya anak-anak usia 0 – 6 tahun dlingkungan sekitarnya  yang tidak terlayani oleh layanan pendidikan sebelum mereka masuk ke jenjang pendidikan dasar. Ketiadaan institusi pendidikan pra sekolah ini menyebabkan anak-anak menjadikan sungai sebagai tempat bermain, atau mengikuti orang tuanya ke ladang/kebun yang memang lebih dominan sebagai petani.

Melihat kondisi demikian, memunculkan empati dari Bu Juni Mastuti untuk mengabdi di jalur pendidikan nonformal dengan menjadi Kepala Sekolah di PAUD KB Langsat. Pilihan ini tentunya bukan tanpa rintangan. “Ternyata tidak mudah menyandang status sebagai alumni Paket C” itu ungkapa lirih Bu Juni Mastuti. Di setiap pertemuan yang dia ikuti, statusnya sebagai alumni pendidikan non formal selalu mendatangkan padangan yang meremehkan.

Saat ini lembaga PAUD yang dipimpinnya sedang dalam pembinaan dan pendampingan oleh BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Barat untuk menuju lembaga PAUD yang terakreditasi.

Jumlah Kunjungan:614 Jumlah Kunjungan: 1 Jumlah Kunjungan: 261523

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *